Di tengah hiruk-pikuk aktivitas di Pasar Adipala, seorang ibu rumah tangga bernama Bu Santi terlihat memegang selembar kain berwarna biru muda. Ia memandang cemas ke arah konveksi kecil di sebelah warung bakso yang sudah dikenal warga. "Sudah 3 hari saya tunggu, tapi belum ada kabar," ujarnya sambil menggerakkan kain yang masih belum selesai dikerjakan. Ini bukan pertama kalinya Bu Santi datang ke Konveksi ARGATA, tapi kali ini ia ingin seragam untuk komunitas pengajian yang baru dibentuknya. Ia tahu bahwa di Cilacap, banyak konveksi yang menawarkan layanan serupa, tapi hanya ARGATA yang telah menjadi andalan keluarganya sejak

